Kamis, 13 Agustus 2009
Mengganti IP pada FreeBSD
2. Setelah masuk root ganti IP dengan cara ketik :
# ifconfig bge0 inet ip_yg_mau_diganti netmask netmasknya
Contoh :
# ifconfig bge0 inet 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0
3. Cek IPnya sudah berubah apa belum dgn mengetik :
# ifconfig
4. Edit rc.conf (agar IPnya ngak berubah lagi jika kita merestart komputer)
# ee /etc/rc.conf
Ganti IP dan netmasknya dengan yg baru
ifconfig_bge0="inet 172.88.1.111 netmask 255.255.0.0" ==> IP lama
ifconfig_bge0="inet 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0" ==> IP baru
Install Mikrotik RouterOS via Compact Flash (CF) di PC Engines WRAP.2E Board
Alat-alat dan software yang dibutuhkan :
1. Card Reader (yang support compact flash)
2. Kabel serial male-to-male (untuk console board)
3. Kabel UTP
4. PC Engines Board WRAP.2E plus adaptornya
5. RouterOS, versi terbaru bisa download di http://www.mikrotik.co.id
6. NetInstall
Berikut step-step yang harus dilakukan :
1. Lepas compact flash slot yang ada di bagian belakang PC Engines Board
2. Tancapkan compact flash ke card reader dan hubungkan ke komputer melalui port USB
3. Jalankan aplikasi NetInstall, pilih tujuan drive compact flash yang akan diinstall.
4. Pilih RouterOS yang akan diinstall, pastikan yang akan diinstall adalah "routeros.....npk (misal : routeros-x86-3.24.npk)
5. Klik install dan tunggu sampai proses selesai kemudian close aplikasi NetInstall
6. Remove compact flash dari komputer (gunakan savely remove hardware atau unmount supaya lebih aman)
7. Tancapkan kembali compact flash pada slot-nya di PC Engines Board seperti semula.
8. Siapkan kabel serial console, hubungkan ke board dan komputer, setting Hyper Terminal dengan paramater 38400-8-N-1 untuk melakukan setting bios PC Engines, kemudian nyalakan board (tancap power adaptor).
9. Pada saat awal booting tekan "s" untuk melakukan setup. Pilih aktifkan/enable Network Boot, serial console 9600-8-n-1 untuk melakukan install RouterOS, kemudian Save.
10. Matikan board, setting Hyper Terminal 9600-8-N-1, kemudian nyalakan kembali PC Engines Board.
11. Di layar console akan muncul proses booting RouterOS, tunggu saja sampai booting selesai dan muncul Mikrotik Login. Sampai disini proses install sudah selesai.
12. Untuk make sure PC Engines Board bekerja dengan baik coba login melalui WinBox (bisa melalui MAC Address jika belum diberi IP Address), bila OK berarti board sudah bekerja dengan baik.
13. Jangan lupa update license RouterOS (jangan pakai yang bajakan terus yaw...!)
Selesai deh kerjaan oprek-oprek PC Engines Board WRAP.2E.
Sabtu, 20 Juni 2009
Tips Menyembunyikan Harddisk
Salah satu hal yang paling mengesalkan adalah saat orang lain dengan seenaknya mengambil data-data di komputer yang dengan susah payah kita kumpulkan. Entah itu foto-foto hasil liputan, MP3 dan sebagainya. Nah, agar mereka tidak bisa berbuat seenaknya, kita bisa menyembunyikan harddisk untuk sementara agar tidak bisa diakses.
Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan, tapi yang lebih sering digunakan cara ini :
- Buka Start Menu | Run | ketik diskpart lalu tekan Enter.
- Jendela DOS akan terbuka, ketik list volume lalu tekan Enter.
- Untuk menyembunyikan Drive E misalnya, pilih dulu volumenya, ketik select volume 3 lalu tekan Enter.
- Ketik remove letter E lalu tekan Enter (untuk menyembunyikan Drive E, misalnya).
- Untuk memunculkan kembali Drive E, pilih dulu volumenya (mis, select volume 3) lalu ketik assign letter E lalu tekan Enter.
- Ulangi cara di atas bila ingin menyembunyikan drive C, F, dan sebagainya. Cara ini memungkinkan kita menyembunyikan beberapa drive sekaligus dalam satu waktu.
Catatan:
Setelah melakukan hal ini, terkadang komputer perlu di-reboot. Jangan khawatir soal data, karena data dalam harddisk yang disembunyikan tetap sama dan tidak hilang. Terakhir, sebaiknya Drive C (tempat sistem operasi Windows berada) tidak disembunyikan.
Sumber : unitedfool.com
Jumat, 10 April 2009
Setting HotSpot MikroTik
Setting Hotspot pada Mikrotik Router OS sangat mudah dikonfigurasi. Sistem autentikasi hotspot biasa digunakan ketika kita akan menyediakan akses internet pada areal publik, seperti : Hotel, café, Kampus, airport, taman, mall dll. Teknologi akses internet ini biasanya menggunakan jaringan wireless atau wired. Biasanya menyediakan akses internet gratis dengan menggunakan hotspot atau bisa juga menggunakan Voucher untuk autentikasinya. Ketika membuka halaman web maka router akan mengecek apakah user sudah di autentikasi atau belum. Jika belum melakukan autentikasi, maka user akan di arahkan pada hotspot login page yang mengharuskan mengisi username dan password. Jika informasi login yang dimasukkan sudah benar, maka router akan memasukkan user tersebut kedalam sistem hotspot dan client sudah bisa mengakses halaman web. Selain itu akan muncul popup windows berisi status ip address, byte rate dan time live. Penggunaan akses internet hotspot dapat dihitung berdasarkan waktu (time-based) dan data yang di download/upload (volume-based). Selain itu dapat juga dilakukan melimit bandwidth berdasarkan data rate, total data upload/download atau bisa juga di limit berdasarkan lama pemakaian.
Cara mudah setting hotspot pada mikrotik adalah ada 2 (dua) pilihan selain menggunakan teks mode kita juga bisa menggunakan setting wizard dengan menggunakan Winbox Router OS, Langkah-langkat berikut merupakan konfigurasi dasar hotspot mikrotik sebagai Gateway Server. Pertama install Mikrotik Router OS pada PC atau pasang DOM atau kalau menggunakan Rouer Board langsung aja Login = ‘admin’ sedangkan untuk pasword anda kosongin untuk defaultnya.
Masuk ke IP ==> Hotspot ==> Setup

Kemudian tentukan IP lokal hospot yang akan ada gunakan, misal 192.168.10.1 dan Tentukan IP DHCP ke clientnya yang akan anda gunakan, dalam contoh ini adalah 192.168.10.2-192.168.10.255


Untuk SMTP Server sebaiknya anda kosongin saja, Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan dengan Provider anda, dalam contoh ini adalah DNS1=202.47.78.1 DNS2=202.47.78.9


DNS lokal hotspot anda NEXT saja kemudian pada Hotspot user anda dalam contoh berikut diisi admin password admin123


Hotspot Server Profile digunakan untuk mensetting server yang akan sering digunakan untuk semua user seperti metode autentikasi dan Limitasi data rate. Ada 6 jenis autentikasi Hotspot mikrotik yang berbeda dalam profile setting, jenis autentikas tersebut adalah : HTTP PAP, HTTP CHAP, HTTPS, HTTP cookie, MAC address, Trial


Metode autentikasi yang akan digunakan, biasanya cukup menggunakan metode HTTP CHAP

Data rate limitation digunakan sebagai default setting untuk user yang belum di setting bandwidth limit pemakaiannya. Dimana RX adalah Client upload dan TX adalah Client download. Misal setting default data rate di 64k/128k (upload/download)

Hotspot user profile digunakan untuk menyimpan data user yang akan dibuatkan rule profilenya. Dimana didalamnya bisa dilakukan setting firewall filter chain untuk traffic yang keluar/masuk, juga bisa untuk mensetting limitasi data rate dan selain itu dapat juga dilakukan paket marking untuk setiap user yang masuk kedalam profile tersebut secara otomatis.
Hotspot user yaitu nama-nama user yang akan diautentikasi pada sistem hotspot. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam konfigurasi hotspot user yaitu : username dan password, Membatasi user berdasarkan waktu dan paket data yang akan digunakan, hanya ip address tertentu dari ip address dhcp yang ditawarkan atau hanya mengizinkan user untuk koneksi ke sistem hotspot dari MAC Address tertentu saja.
IP Bindings digunakan untuk mengizinkan ip tertentu untuk membypass autentikasi hotpot, ini sangat berguna sekali ketika kita ingin menjalankan layanan server, atau IP telephony dibawah system hotspot. Misal, PC atau Notebook anda untuk dapat membypass hotspot system, dengan demikian anda dapat melakukan browsing tanpa autentikasi
Sumber : kotainternet
Setting A.P Senao NL-2611CB3 Plus (Deluxe) sebagai Client Wireless/A.P




