Rabu, 22 Desember 2010
Jumat, 28 Mei 2010
Seperti Apa Bentuk Selaput Dara ?

detikHealth
(Foto: faculty.washington.edu)
Jakarta, Selaput dara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang seringkali diperbincangkan karena selalu dikaitkan dengan keperawanan. Tapi ternyata selaput dara tidak hanya terdiri dari satu bentuk saja, setidaknya ada 4 macam bentuk dari selaput dara ini.
Selaput dara merupakan bagian dari jaringan yang dalam perkembangannya bisa menghambat sebagian atau keseluruhan jalan masuk ke vagina. Beberapa ilmuwan mengungkapkan belum memiliki pemahaman yang nyata mengenai fungsi dari selaput dara ini.
Seperti dikutip dari STD.about.com, Jumat (28/5/2010) tidak setiap perempuan memiliki tipe selaput dara yang sama. Pada beberapa perempuan ada yang selaput daranya menghalangi sepenuhnya atau sebagiam lubang vagina.
Selaput dara memiliki bentuk dan derajat kelembutan serta fleksibilitas yang berbeda-beda, semua ini tergantung dari individu itu sendiri.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Frank H. Netter MD yang termuat dalam buku The Human Sexuality, bentuk dari selaput dara ini terbagi menjadi 4 bentuk, yaitu:
1. Annual hymen, bentuk selaput dara ini melingkari penuh lubang vagina.
2. Septate hymen, bentuk selaput dara ini ditandai dengan beberapa lubang yang terbuka.
3. Cibriform hymen, bentuk selaput dara ini ditandai dengan beberapa lubang yang terbuka, tapi lubang ini lebih kecil dan jumlahnya lebih banyak.
4. Introitus, pada perempuan yang sangat berpengalaman dalam hubungan seksual bisa saja lubang selaputnya membesar, namun masih menyisakan jaringan selaput dara.
Selaput dara seringkali dikaitkan dengan keperawanan seseorang, tapi sebenarnya beberapa perempuan bisa saja kehilangan selaput daranya melalui kegiatan fisik seperti bersepeda, mencoba bereksperimen seksual sejak dini atau akibat trauma.
Setiap tubuh perempuan berbeda-beda, sehingga pengalaman dan penetrasi seksualnya juga berbeda. Hal inilah yang membuat selaput dara tidak bisa menjadi patokan keperawanan seseorang.
Karena tidak selamanya selaput dara yang robek mengalami pendarahan saat berhubungan seksual, hal ini tergantung dari penetrasinya. Jika perempuan merasa rileks, terangsang dan cairan lubrikasinya keluar maka tidak akan terjadi pendarahan.
Ketika melakukan seks untuk pertama kalinya, ada perempuan yang merasa sakit pada bagian vaginanya tapi ada juga yang tidak. Perbedaan itu terletak pada seberapa banyak cairan lubrikasi yang dihasilkan dan seberapa tegang selaput dara perempuan tersebut saat bersenggama.
Saat ini dokter bedah plastik telah mengembangkan suatu prosedur yang dikenal sebagai hymenoplasty untuk menciptakan operasi selaput dara pada perempuan yang telah rusak selaput daranya.
Operasi pemulihan selaput dara ini selalu menimbulkan pro dan kontra. Namun operasi ini dapat bermanfaat bagi perempuan yang hidupnya mungkin dalam bahaya jika tidak memiliki selaput dara.
Selain itu tidak semua perempuan dilahirkan memiliki selaput dara pada vaginanya. Pada beberapa penelitian menunjukkan ada beberapa bayi perempuan yang lahir tanpa memiliki selaput dara.
Kamis, 13 Agustus 2009
Set IP alias di freeBSD
ip asli kita adalah (eth0) 172.88.1.2, kita akan menambahkan 2 buah ip alias pada eth0 :
ketikkan
# ifconfig eth0 inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 alias
# ifconfig eth0 inet 10.10.12.2 netmask 255.255.255.240 alias
Sekarang kita sudah memiliki 3 buah ip pada eth0 yg terdiri dari 1 buah ip aslinya and 2 buah ip alias. sekarang kita akan membuat agar ip alias ini ngak hilang jika kita restart pc kita ( buat ip ini jadi permanen),
cukup ketik di /etc/rc.conf :
ifconfig_eth0_alias0="inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0"
ifconfig_eth1_alias1="inet 10.10.12.2 netmask 255.255.255.240"
yup selesai deh kita membuat aliasnya
Nah sekarang buang ip aliasnya,
Caranya adalah kita tinggal tambahkan tanda minus (-) sebelum kata alias
# ifconfig eth0 inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 -alias
ketikkan
# ifconfig eth0 inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 alias
# ifconfig eth0 inet 10.10.12.2 netmask 255.255.255.240 alias
Sekarang kita sudah memiliki 3 buah ip pada eth0 yg terdiri dari 1 buah ip aslinya and 2 buah ip alias. sekarang kita akan membuat agar ip alias ini ngak hilang jika kita restart pc kita ( buat ip ini jadi permanen),
cukup ketik di /etc/rc.conf :
ifconfig_eth0_alias0="inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0"
ifconfig_eth1_alias1="inet 10.10.12.2 netmask 255.255.255.240"
yup selesai deh kita membuat aliasnya
Nah sekarang buang ip aliasnya,
Caranya adalah kita tinggal tambahkan tanda minus (-) sebelum kata alias
# ifconfig eth0 inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 -alias
Mengganti IP pada FreeBSD
1. Pertama login terlebih dahulu sebagai root
2. Setelah masuk root ganti IP dengan cara ketik :
# ifconfig bge0 inet ip_yg_mau_diganti netmask netmasknya
Contoh :
# ifconfig bge0 inet 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0
3. Cek IPnya sudah berubah apa belum dgn mengetik :
# ifconfig
4. Edit rc.conf (agar IPnya ngak berubah lagi jika kita merestart komputer)
# ee /etc/rc.conf
Ganti IP dan netmasknya dengan yg baru
ifconfig_bge0="inet 172.88.1.111 netmask 255.255.0.0" ==> IP lama
ifconfig_bge0="inet 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0" ==> IP baru
2. Setelah masuk root ganti IP dengan cara ketik :
# ifconfig bge0 inet ip_yg_mau_diganti netmask netmasknya
Contoh :
# ifconfig bge0 inet 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0
3. Cek IPnya sudah berubah apa belum dgn mengetik :
# ifconfig
4. Edit rc.conf (agar IPnya ngak berubah lagi jika kita merestart komputer)
# ee /etc/rc.conf
Ganti IP dan netmasknya dengan yg baru
ifconfig_bge0="inet 172.88.1.111 netmask 255.255.0.0" ==> IP lama
ifconfig_bge0="inet 192.168.1.100 netmask 255.255.255.0" ==> IP baru
Install Mikrotik RouterOS via Compact Flash (CF) di PC Engines WRAP.2E Board
oprek MikroTik ditemani sama ayank arum sedap malam.. :D
Alat-alat dan software yang dibutuhkan :
1. Card Reader (yang support compact flash)
2. Kabel serial male-to-male (untuk console board)
3. Kabel UTP
4. PC Engines Board WRAP.2E plus adaptornya
5. RouterOS, versi terbaru bisa download di http://www.mikrotik.co.id
6. NetInstall
Berikut step-step yang harus dilakukan :
1. Lepas compact flash slot yang ada di bagian belakang PC Engines Board
2. Tancapkan compact flash ke card reader dan hubungkan ke komputer melalui port USB
3. Jalankan aplikasi NetInstall, pilih tujuan drive compact flash yang akan diinstall.
4. Pilih RouterOS yang akan diinstall, pastikan yang akan diinstall adalah "routeros.....npk (misal : routeros-x86-3.24.npk)
5. Klik install dan tunggu sampai proses selesai kemudian close aplikasi NetInstall
6. Remove compact flash dari komputer (gunakan savely remove hardware atau unmount supaya lebih aman)
7. Tancapkan kembali compact flash pada slot-nya di PC Engines Board seperti semula.
8. Siapkan kabel serial console, hubungkan ke board dan komputer, setting Hyper Terminal dengan paramater 38400-8-N-1 untuk melakukan setting bios PC Engines, kemudian nyalakan board (tancap power adaptor).
9. Pada saat awal booting tekan "s" untuk melakukan setup. Pilih aktifkan/enable Network Boot, serial console 9600-8-n-1 untuk melakukan install RouterOS, kemudian Save.
10. Matikan board, setting Hyper Terminal 9600-8-N-1, kemudian nyalakan kembali PC Engines Board.
11. Di layar console akan muncul proses booting RouterOS, tunggu saja sampai booting selesai dan muncul Mikrotik Login. Sampai disini proses install sudah selesai.
12. Untuk make sure PC Engines Board bekerja dengan baik coba login melalui WinBox (bisa melalui MAC Address jika belum diberi IP Address), bila OK berarti board sudah bekerja dengan baik.
13. Jangan lupa update license RouterOS (jangan pakai yang bajakan terus yaw...!)
Selesai deh kerjaan oprek-oprek PC Engines Board WRAP.2E.
Alat-alat dan software yang dibutuhkan :
1. Card Reader (yang support compact flash)
2. Kabel serial male-to-male (untuk console board)
3. Kabel UTP
4. PC Engines Board WRAP.2E plus adaptornya
5. RouterOS, versi terbaru bisa download di http://www.mikrotik.co.id
6. NetInstall
Berikut step-step yang harus dilakukan :
1. Lepas compact flash slot yang ada di bagian belakang PC Engines Board
2. Tancapkan compact flash ke card reader dan hubungkan ke komputer melalui port USB
3. Jalankan aplikasi NetInstall, pilih tujuan drive compact flash yang akan diinstall.
4. Pilih RouterOS yang akan diinstall, pastikan yang akan diinstall adalah "routeros.....npk (misal : routeros-x86-3.24.npk)
5. Klik install dan tunggu sampai proses selesai kemudian close aplikasi NetInstall
6. Remove compact flash dari komputer (gunakan savely remove hardware atau unmount supaya lebih aman)
7. Tancapkan kembali compact flash pada slot-nya di PC Engines Board seperti semula.
8. Siapkan kabel serial console, hubungkan ke board dan komputer, setting Hyper Terminal dengan paramater 38400-8-N-1 untuk melakukan setting bios PC Engines, kemudian nyalakan board (tancap power adaptor).
9. Pada saat awal booting tekan "s" untuk melakukan setup. Pilih aktifkan/enable Network Boot, serial console 9600-8-n-1 untuk melakukan install RouterOS, kemudian Save.
10. Matikan board, setting Hyper Terminal 9600-8-N-1, kemudian nyalakan kembali PC Engines Board.
11. Di layar console akan muncul proses booting RouterOS, tunggu saja sampai booting selesai dan muncul Mikrotik Login. Sampai disini proses install sudah selesai.
12. Untuk make sure PC Engines Board bekerja dengan baik coba login melalui WinBox (bisa melalui MAC Address jika belum diberi IP Address), bila OK berarti board sudah bekerja dengan baik.
13. Jangan lupa update license RouterOS (jangan pakai yang bajakan terus yaw...!)
Selesai deh kerjaan oprek-oprek PC Engines Board WRAP.2E.
Sabtu, 20 Juni 2009
Tips Menyembunyikan Harddisk
Salah satu hal yang paling mengesalkan adalah saat orang lain dengan seenaknya mengambil data-data di komputer yang dengan susah payah kita kumpulkan. Entah itu foto-foto hasil liputan, MP3 dan sebagainya. Nah, agar mereka tidak bisa berbuat seenaknya, kita bisa menyembunyikan harddisk untuk sementara agar tidak bisa diakses.
Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan, tapi yang lebih sering digunakan cara ini :
- Buka Start Menu | Run | ketik diskpart lalu tekan Enter.
- Jendela DOS akan terbuka, ketik list volume lalu tekan Enter.
- Untuk menyembunyikan Drive E misalnya, pilih dulu volumenya, ketik select volume 3 lalu tekan Enter.
- Ketik remove letter E lalu tekan Enter (untuk menyembunyikan Drive E, misalnya).
- Untuk memunculkan kembali Drive E, pilih dulu volumenya (mis, select volume 3) lalu ketik assign letter E lalu tekan Enter.
- Ulangi cara di atas bila ingin menyembunyikan drive C, F, dan sebagainya. Cara ini memungkinkan kita menyembunyikan beberapa drive sekaligus dalam satu waktu.
Catatan:
Setelah melakukan hal ini, terkadang komputer perlu di-reboot. Jangan khawatir soal data, karena data dalam harddisk yang disembunyikan tetap sama dan tidak hilang. Terakhir, sebaiknya Drive C (tempat sistem operasi Windows berada) tidak disembunyikan.
Sumber : unitedfool.com
Langganan:
Postingan (Atom)

